Posted by: elvnprya on: February 26, 2007
19:30 WIB
Fey menatap telepon di samping rak buku.
Menunggunya berdering.
Bodoh. Bodoh Bodoh Bodoh.
Fey menutup matanya. Menarik napas panjang.
Tangannya meraih telepon genggam di hadapannya.
Beberapa detik kemudian, telepon di samping rak buku itu berdering keras.
Krring
See? aku cuma ingin telepon itu berdering..seperti ini
Krriiiingggg
“FEY! Kok ga diangkat sih teleponnya?” Rin berlari melompati dua anak tangga sekaligus.
Sebelum Rin berhasil meraih gagang telepon, dering telepon itu berhenti.
Rin menoleh ke arah Fey dengan sebal.
“Tu kan! Kalo penting gimana?”
Fey tidak menjawab. Matanya menatap kosong ke depan. Rin berlalu sambil mengumpat.
19:47 WIB
Fey masih tetap duduk di tempat yang sama. Matanya masih terpaku pada telepon di samping rak buku.
Jari-jarinya mengetuk pinggiran meja. Tidak sabar.
Cmon. Cmon.
Kamu tau aku menunggu telponmu.
Dan aku tau pasti kamu ingin sekali meneleponku.
20:05 WIB
Tik Tok Tik Tok Tik Tok..
Fey melirik garang ke jam dinding di atas meja makan.
Seakan pandangannya bisa menghentikan detik jam.
Tapi dengan bandelnya jam itu berdetik ceria,
Tik Tok Tik Tok..
Gubrak! PRANGG!!
“FEY!! APAAN TUH???!” sekali lagi Rin berteriak sambil bergedebak-gedebuk menuruni tangga.
Fey tidak menjawab, bahkan tidak mengangkat wajahnya. Rin menggerutu, matanya menjelajahi seisi ruangan, berusaha mencari sebab bunyi keras tadi.
“Fey jam dindingnya kamu apain??” tanya Rin dengan suara bergetar. Fey tetap membisu.
“Kamu tu kenapa siy? Bisu??” Rin mulai menyemburkan amarahnya. Fey melirik Rin sejenak, lalu kembali menunduk.
“Heh..!! Ja…” kata-kata Rin terpotong dering telepon. Secepat kilat Fey menyambar gagang telepon.
“Hallo? Hey…” suara Fey mengalun manis dan lembut. Fey tertawa renyah, pipinya memerah, sambil bercakap mesra dengan orang di seberang sana.
Rin melongo, kehabisan kata-kata.
Saat Fey meletakkan gagang telepon Rin masih berdiri di sana, melongo. Fey tersenyum manis sambil bersenandung.
“Entar jam dindingnya aku yang beresin deh..” kata Fey genit.
==============================================
Moral : jangan biarkan perempuan menunggu, kasian temennya xD
iya layoutnya bagusan ini
dark tapi soft dan masih ada ceria2nya dikit.
neah, its an old writing, cuma belom aku post.
Abis post2 yang sebelumnya terlalu gloomy.
untung ada pesan moralnya dibawah.
kalo ngga, ga tau aku maksud nih cerita apan
February 27, 2007 at 08:47
lol xD
i wonder what inspired you ^^
btw.. layout baru ni yeee